A Trip to Poland – Part 4

A Trip to Poland – Part 4

Haloooo! Selamat hari Selasaaa….

Melanjutkan cerita jalan-jalan ke Polandia niiih.. Cerita yang pertama ada di sini, yang kedua di sini dan yang ketiga di sini. Gue rada hilang ingatan sih ini mau cerita apa aja.. Maka ntuk memuaskan para pembaca yang suka komplain karena gue jarang ngaplod foto, postingan kali ini akan penuh dengan fotoo.. Horeee! Seneng gak? Seneng dooong. Kalo seneng, joged-joged yaaa.. *halah*

😆

Setelah akhirnya kami menemukan jalan keluar dari stasiun Gdansk Glowny, bilang dadah dulu ke KFC (I will come back soon, beibih), gue dan temen-temen pun langsung menjelajah Gdansk. Gdansk ini kota kecil nan cuantiiiik. Tujuan utama kami adalah Gdansk Old Town, Ulica Długa (Long Street) dan Długi Targ (Long Market) yang katanya cantik banget karena warna-warni.

Brama Wyżynna
Brama Wyżynna

2

Begitu melewati Golden Gate (dan gue gak ada yang genah poto di situ) ketemu deh sama warna-warni cantiknya Ulica Długa dan Długi Targ. Gue yang orang udik ini tentu saja gembira tak tertahankan dan kesenengan ga karuan ngeliat bangunan yang cantik-cantik banget di situ. Karena keinginan masa kecil yang tadinya pengen jadi Arsitek, rasanya gue pengen gambarin itu bangunan satu-satu 😆 Apa daya mampunya cuma poto-poto aja sih, meskipun dengan cuaca mendung yang bikin suasana jadi romantis ga karuan (pacar mana pacaaaar??) gue harus berusaha mati-matian dengan setting kamera saku gue biar bisa dapet gambar yang bagus. Ujung-ujungnya tetep minta poto dari kamera temen-temen sih, secara ya kok hebat pada punya SLR semua.. *atu tedih*

3_Fotor_Collage1
Bangunan warna-warni sepanjang Long Street & Long Market
3_Fotor_Collage
Kiri: Pengen nyoba gigit Lolipop Raksasa, Kanan: Duh beneran berasa di eropa deh kalo bisa ngasih makan merpati gini..

Nah sepanjang Long Market ini banyak sekali di jual perhiasan yang bermatakan batu khas Polandia, Amber. Rata-rata sih dipasangin sama perak, tapi ada juga yang perhiasan emas. Harganya sendiri berkisar antara 40-400 zl (80-800 SEK = 144 ribu – 1,4 juta). Tergantung besarnya batu dan bagusnya model perhiasannya. Gue yang lagi demen pake anting-anting ini tentunya menemukan surgaaa.. Sayang duit terbatas, jadi ga bisa dibeli semua. Lumayan lah bawa pulang 1 anting-anting dari Polandia 😛

Nah terus, kami juga sempet mampir ke Gdańsk History Museum yang dalemnya cantik sekali, beibiiih. Masuk museumnya murah, karena kami semua mahasiswa (walaupun ada tulisannya under 26, yang mana gue udah kelewat), yaitu cuma 5 zl (10 SEK = 18.ooo rupiah). Begitu masuk langsung nemu tangga spiral, yang bikin gue berasa lagi ada di Hogwarts *lebay* Cuma sayangnya karena waktu itu udah masuk musim gugur, akses naik tangganya ditutup. Kalo pas musim panas, akses ini dibuka, supaya pengunjung bisa naik sampe Clock Tower dan bisa liat pemandangan Gdansk dari ketinggian 81.5 meter.. Hiks daku sedih.. *padahal takut ketinggian*

6
Gdansk History Museum
museum1
Itu langit-langit ruangannya loooh! Kereeen!

museum2

Nah anyway, setelah capek jalan-jalan keliling dan pepotoan, kami akhirnya memutuskan mampir ke restoran Mariacka, di suatu jalan di sono lah (males banget nginget dimananya 😆 ) Alasan mo makan disitu, karena tempatnya lucuk. Dan terjadilah insiden makan babi 😆 Karena Nina pesen pierogi, masakan khas Polandia, yang sebenernya mirip pangsit rebus yang ada isinya, yang ternyata rasanya biasa aja. Tadinya gue pikir itu veggie pierogi, ternyata tetep ada dagingnya di dalamnya. Dan setelah semua selesai makan, temen gue iseng nanya, itu daging apaan, yang tentu saja dijawab dengan suka cita oleh ibu pelayan, “pork”. Waaaw! Gue makan babiii!! *masuk neraka*

3_Fotor_Collage2
Atas: Restoran Mariacka, tempat daku makan babi. Bawah: Lucu aja bangunannya, jadi poto narsis deh.

3_Fotor_Collage3

11

Keluar dari Mariacka, hari udah mulai gelap. Maka kami memutuskan untuk jalan balik ke Stasiun kereta, sambil mampir ke mall sebentar. Maklum di daerah kelima bocah tengil ini gak ada mall yang afdol gitu, kesian tinggalnya di kampung. Pas jalan ke mall ini lah, terjadi kejadian anak hilang. 😆

Mau tau ceritanya gimana, tunggu postingan selanjutnya.. 😆

**update**

Lanjutan ceritanya di sini yaaaaa!! ^^

Advertisements

19 thoughts on “A Trip to Poland – Part 4

  1. di Poland ada kursi bersudut ke bawah gitu yah.. kirain di Seoul doang..

    kalo di Seoul, itu namanya Heart Chair.. konon bisa bikin pasangan lebih deket.. padahal sih, secara rasio ya beneran bisa bikin deket wong miring ke tengah mau ga mau ya jadi namplok..

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s